Ditulis oleh jeperis di/pada 19 Januari, 2009

Jembatan Kapuas I
KONDISI GEOGRAFIS KALIMANTAN BARAT
Provinsi Kalimantan Barat terletak antara 280o LU dan 30o LS, serta antara 108o – 114o BT. Daerahnya dilewati oleh Garis Khatulistiwa, yaitu di atas Kota Pontianak, ibukota Provinsi ini. Menurut letak administratif, Provinsi Kalimantan Barat sebelah Utara berbatasan dengan Serawak, sebelah Timur berbatasan dengan provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Jawa dan sebelah Barat dibatasi Selat Karimata dan Laut Cina Selatan.
Daerah Kalimantan Barat memiliki banyak sungai, besar maupun kecil yang sangat bermanfaat untuk sarana tranportasi sampai ke daerah pedalaman, seperti Sungai Sambas, Kapuas, Pawan, Jelai, Landak dan lain-lain. Diantara Sungai Kapuas dan anak-anak sungainya terdapat dataran tinggi yang bernama Wadi, sedangkan mulai dari Sambas, Pontianak, Ketapang dan sekitarnya merupakan dataran rendah yang luas dan berawa-rawa taPi ditutupi oleh hutan-hutan lebat.
Pedalaman Kalimantan Barat merupakan hutan lebat yang belum banyak ditempuh oleh manusia. Dari hutan-hutan ini dapat diperoleh hasil berbagai jenis kayu, seperti kayu ramin, meranti, jelutung, kebaca, belian dan sebagainya, juga rotan, damar, kayu besi, lilin dan lain-lain. Binatang-binatang yang terdapat di Kalimantan Barat cukup banyak jenisnya dan yang terkenal adalah orang utan, burung enggang, serta binatang tropis lainnya. Begitu pula dengan binatang air, seperti ikan air tawar maupun ikan air laut.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Artikel | Bertanda: Pontianak, Sejarah Kalimantan Barat, Sosial Budaya | Leave a Comment »
Ditulis oleh jeperis di/pada 19 Januari, 2009
Peningkatan mutu Pendidikan di Provinsi Kalimantan Barat terus diupayakan semua pihak (stakeholder) yang berkeinginan memajukan pendidikan di daerah ini. Demikian juga di Kabupaten Kubu Raya, beberapa SD dijadikan sekolah satu atap dengan SMP yang rencananya akan dibangun di beberapa kecamatan kerjasama Pemerintah dengan Australia atau AIBEP (Australia Indonesia Basic Education Program)
Konsultan Pendidikan Kabupaten Kubu Raya mengajak LPMP Provinsi Kalimantan Barat bekerjasama mengadakan pelatihan terhadap Kepala Sekolah dan Guru SMP Terpadu Kabupaten tersebut. Kesepakatan dilaksanakan pada tanggal 15 s.d. 17 Januari 2009 bertempat di LPMP Provinsi Kalimantan Barat. Adapun peserta yang hadir dari 4 sekolah sebagai berikut :
1. Sriyono (SMP N 15 Satu Atap Sei Raya)
2. Normah (SMP N 15 satu Atap Sei raya)
3. Renawati (SMP N 15 Satu Atap Sei Raya)
4. Zulkipli (SMP N 15 Satu Atap Sei Raya)
5. Mariana, S.Pd.I (SMP N 4 Teluk Pakedai)
6. Heritawati (SMP N 4 Teluk Pakedai)
7. Havilurrahman (SMP N 4 Teluk Pakedai)
8. Ismael, A.Ma.Pd (SMP N 4 Teluk Pakedai)
9. Rahmadiah, A.Ma (SMP N 16 Satu Atap Sui Asam)
10. Hamidah (SMP N 16 Satu Atap Sui Asam)
11. Fadillah (SMP N 16 satu Atap) Sui Asam)
12. Samsudin (SMP N 16 Satu Atap Sui Asam)
13. Budiarta, A.Ma.Pd (SMP N 5 Batu Ampar)
14.Sabroto (SMP N 5 Batu Ampar)
15. Abdul Muir (SMP N 5 Batu Ampar)
16. Jamilah, A.Ma.Pd (SMP N 5 Batu Ampar)
Materi yang disampaikan dalam kegiatan adalah Standar nasional pendidikan, KTSP, KKM, Silabus dan RPP serta Penilaian denga pola 30 jam.
Kiranya Materi yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam pengembangan SMP satu atap tersebut untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kubu Raya. Semoga.
Ditulis dalam Kegiatan WI | Leave a Comment »