SUKSES SELALU

NIKMATILAH HIDUP..BEKERJA DENGAN ENJOY…JANGAN LUPA BERDOA.

KEBIJAKAN BOS DEPDIKNAS TAHUN 2009

  1. BIAYA SATUAN BOS termasuk BOS buku persiswa/tahun mulai Januari 2009 naik secara signifikan menjadi SD di kota sebesar Rp. 400.000, SD di kabupaten. Sebesar Rp. 397.000, SMP di kota sebesar Rp.575.000 dan SMP di kabupaten sebesar Rp 570.000,-
  2. Dengan kenaikan kesejahteraan guru PNS dan kenaikan BOS mulai Januari 2009 semua SD dan SMP negeri harus membebaskan siswa dari biaya operasional sekolah kecuali RSBI dan SBI.
  3. Pemda wajib mengendalikan pungutan biaya operasional di SD dan SMP Swasta sehingga siswa miskin bebas dari pungutan tersebut dan tidak ada pungutan berlebihan kepada siswa mampu.
  4. Pemda wajib memasyarakatkan dan melaksanakan kebijakan BOS tahun 2009 serta menyanksi pihak yang melanggarnya.
  5. Pemda wajib memenuhi kekurangan biaya operasional dari APBD bila BOS dari Depdiknas belum mencukupi.

Pusat Informasi dan Humas Depdiknas.

16 Desember, 2008 - Posted by | BOS |

5 Komentar »

  1. kebijakan BOS tahun 2009 sangat mendukung kemajuan pendidikan, sinkronisasi pemerintah daerah perlu dilakukan agar sekolah bisa benar benar gratis. Pencairan dana yang tepat waktu sangat diharapkan sekolah demi kelancaran operasional sekolah

    Komentar oleh sumardiyana | 24 Desember, 2008

  2. Terimakasih masukannnya, kiranya para abdi negara yang mengurusi Dana BOS ini memperhatikan saran dari Pak Sumardiyana.

    Komentar oleh jeperis | 24 Desember, 2008

  3. Walaupun Dana BOS Naik lebih dari 100% bila penggunaannya tidak sesuai dengan kebutuhan sekolah, hanya akan memberatkan sekolah. Contoh : sekolah butuh pemagaran, buat Wc siswa, Komputer untuk Pelajran TIK (boleh hanya 2 dlm setahun, bila ratio siswa satu kelas 40 berarti baru 20 tahun terpenuhi, waw kapan majunya !),rehab pelapon, pemasangan teralis dll. Revisi juga dong penggunaannya.

    (Jeperis :Ada 13 item ketentuan penggunaan dana tersebut, diantaranya, pembiayaan kegiatan PSB (Penerimaan Siswa Baru), pembelian buku referensi, pembelian bahan-bahan habis pakai seperti buku tulis dan alat-alat tulis lainnya, pembiayaan kegiatan kesiswaan, pembiayaan ujian dan ulangan harian, pengembangan profesi guru, perawatan sekolah, pembiayaan langganan daya dan jasa, pembayaran honor guru yang tidak dibiayai pemerintah, bantuan biaya transport, pembiayaan asrama, pembiayaan administrasi BOS, pengadaan alat peraga pendidikan.

    Dana BOS tidak boleh digunakan untuk disimpan dalam jangka waktu lama dengan maksud dibungakan, dipinjamkan kepada pihak lain, membayar bonus, transportasi atau pakaian yang tidak berkaitan dengan kepentingan murid, membangun gedung atau ruangan baru, membeli peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran, menanamkan saham dan membiayai segala jenis kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana pemerintah pusat atau daerah.)
    Saya juga sependapat sebaiknya, penggunaan dana BOS tidak terlalu kaku, yang penting tepat sasaran. Sukses selalu.

    Komentar oleh trisna | 13 Februari, 2009

  4. saya mahisiswi Universitas TanjungPura Pontianak merasa terbantu dengan membaca artikel anda, saya berniat untuk mengambil Bos sebagai bahan skripsi saya, jadi artikelnya tak download ya.
    terimakasih

    Komentar oleh Rara Wiraswita | 29 Oktober, 2009

  5. Dengan adanya bos siswa yg kurang mampu terasa terbantu hingga dpt mnylsaikan pndidikan dsar 9 th. Khususnx d daerah kami (pedesaan)

    Komentar oleh Irfan | 7 Desember, 2009


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: