SUKSES SELALU

NIKMATILAH HIDUP..BEKERJA DENGAN ENJOY…JANGAN LUPA BERDOA.

PENILAIAN KINERJA GURU (PK GURU)

A. Pengertian PK GURU

Menurut  Peraturan  Menteri  Negara  Pendayagunaan  Aparatur  Negara  dan  Reformasi Birokrasi  Nomor  16  Tahun  2009,  PK  GURU  adalah  penilaian  dari  tiap  butir kegiatan tugas  utama  guru  dalam  rangka  pembinaan  karir,  kepangkatan,  dan  jabatannya. Pelaksanaan  tugas  utama  guru  tidak  dapat  dipisahkan  dari  kemampuan  seorang  guru dalam  penguasaan  pengetahuan,  penerapan  pengetahuan  dan  keterampilan,  sebagai kompetensi  yang  dibutuhkan  sesuai  amanat  Peraturan  Menteri  Pendidikan  Nasional Nomor  16  Tahun  2007  tentang  Standar  Kualifikasi  Akademik  dan  Kompetensi  Guru.

Penguasaan kompetensi dan penerapan pengetahuan serta keterampilan guru, sangat menentukan  tercapainya  kualitas  proses  pembelajaran  atau  pembimbingan  peserta didik,  dan  pelaksanaan  tugas  tambahan  yang  relevan  bagi  sekolah/madrasah, khususnya bagi guru dengan tugas tambahan tersebut. Sistem PK GURU adalah sistem penilaian  yang  dirancang  untuk  mengidentifikasi  kemampuan  guru  dalam  melaksanakan tugasnya melalui pengukuran penguasaan kompetensi yang ditunjukkan  dalam unjuk kerjanya.

Baca lebih lanjut

14 September, 2011 Posted by | Artikel | , | 9 Komentar

KOIN PENYOK

Seorang lelaki berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Kondisi finansial keluarganya morat marit. Saat menyusuri jalan sepi, kakinya terantuk sesuatu, “Uhh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok”. Ia mencoba menukar koin itu ke bank, namun disarankan menjual koin itu ke kolektor uang kuno. beruntung sekali koin itu dihargai 30 dollar. Lelaki itu sangat senang. Dengan dolar ia membuatkan lemari di bengkel pembuat mebel, lalu dibawanya pulang untuk diberikan ke istri di rumah. Di tengah perjalanan, seorang wanita melihat lemari yang indah itu dan menawarnya 250 dollar. Walau sempat ragu lelaki itu setuju dan bergegas pulang. Saat sampai di pintu desa, tiba -tiba seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur. istrinya kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya bertanya :” Apa yang terjadi?” Engkau baik saja kan? Apa yang diambil perampok itu?”. Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata :”Oh,. bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan pagi tadi”. Demikianlah Tuhan mengatur hak-hak kita. Bila kita sadar, kita tak pernah benar-benar memiliki apapun. Kenapa saat kehilangan kita harus tenggelam dalam kepdihan yang berlebihan? Bersyukurlah.

10 September, 2011 Posted by | Renungan | , | Tinggalkan komentar

KEMBALIKAN TANGAN ITA….

Untuk kita renungkan……

Sebagai ibu, patut juga menghalangi perbuatan suami memukul. Khususnya pada anak-anak yang masih kecil dan tak tahu apa-apa. Mengajar dgn cara memukul bukanlah cara terbaik, mungkin sudah sampai waktunya untuk badan2 kebajikan educate org Malaysia untuk praktekkan konsep ‘time out” jika anak2 buat salah.

Begini kisah nyatanya:

Sepasang suami isteri seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak untuk diasuh pembantu rumah ketika mereka bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan berusia tiga setengah tahun. Sendirian di rumah, dia sering dibiarkan pembantunya yang sibuk bekerja.

Baca lebih lanjut

9 September, 2011 Posted by | Renungan | , | 2 Komentar