SUKSES SELALU

NIKMATILAH HIDUP..BEKERJA DENGAN ENJOY…JANGAN LUPA BERDOA.

DINAMIKA BENDA TEGAR

  1. Momen Gaya

Menurut buku karangan Marthen Kanginan, momen gaya didefinisikan sebagai hasil kali besar gaya F dan lengan momennya.

Menurut buku A. Suganda,  momen gaya didefinisikan sebagai sebuah besaran yang menyatakan besarnya gaya yang bekerja pada sebuah benda sehingga mengakibatkan benda tersebut berotasi.

Dan menurut buku Supiyanto, momen gaya didefinisikan sebagai penyebab berputarnya benda yang ditimbulkan oleh gaya F yang membentuk sudut terhadap α pada jarak r.

Berdasarkan buku Tippler momen gaya adalah hasil kali sebuah gaya dengan lengannya, dimana lengan gaya adalah adalah jarak tegak lurus antara garis kerja sebuah gaya dan sumbu rotasi.

Momen gaya (torsi )  adalah Gaya dikali jarak yang tegak lurus terhadap titik porosnya (torgeue is force times perpendicular distance to the pivot). τ = Fdsin ϴ

Gaya akan menyebabkan terjadinya perubahan gerak benda secara linear. Jika pada sebuah benda tegar dengan sumbu putar di O diberi gaya luar F dengan jarak d dari sumbu putarnya. Benda tegar akan berotasi dengan sumbu putar O. Efek putar dari sebuah gaya terhadap sumbu putar dinamakan momen gaya. Maka gaya dapat menyebabkan terjadi perubahan gerak benda secara linier, apabila ingin membuat sebuah benda berotasi maka harus memberikan momen gaya pada benda tersebut .

Untuk Lebih Lengkap silahkan Download di sini DINAMIKA BENDA TEGAR. Jangan lupa tinggalkan pesan.

Iklan

8 Desember, 2012 Posted by | MaterI kuliah | , , | 1 Komentar

CONTOH SOAL SELEKSI CALON KEPALA SEKOLAH

Seseorang disebut lolos dari seleksi calon kepala sekolah jika lulus  melalui berbagai tahapan seleksi. Tahapan Seleksi calon Kepala Sekolah tersebut adalah sbb:

1. Seleksi administrasi

2. Rekomendasi dari kepala Sekolah

3. Rekomendasi dari pengawas Sekolah

4. Tes Tertulis terdiri dari (Instrumen 1a, 1b, 2 dan 3)

5. Tes Penulisan makalah

6. Wawancara

Berikut contoh soal Instrumen 1a disebut “respon terhadap situasi A “untuk Calon Kepala Sekolah SD.

Petunjuk:

Saudara diminta untuk :

  1. Menelaah skenario situasi yang terdapat di dalam lembar instrumen ini dan mengidentifikasi satu situasi bermasalah yang harus segera diatasi.
  2. Menjabarkan tindakan yang akan diambil untuk dapat segera mengatasi masalah yang telah diidentifikasi.

Soal:

Skenario Situasi:

SD X merupakan suatu sekolah yang terletak di tepi jalan utama. Di depan pintu pagar sekolah, banyak terdapat penjual makanan yang sedang menjajakan makanannya.

Pada hari Senin, seperti biasa, para warga sekolah melaksanakan upacara bendera. Persis setelah upacara dilakukan, yaitu sekitar pukul 08.00 WIB, tiba-tiba satu per satu siswa SD X mengeluh tubuhnya lemas, sakit kepala, sakit perut dan hendak muntah. ‘ Awalnya cuma satu, tapi lama kelamaan makin banyak,’ kata Kepala Sekolah X

Sebelum kejadian, Kepala Sekolah melihat siswa-siswanya keluar pekarangan sekolah dan menyantap jajanan berbentuk daging olahan yang dijajakan pedagang di depan sekolah, padahal kebanyakan dari siswa tersebut sudah membawa makanan dari rumah masing-masing.

Respon :

Berdasarkan skenario situasi di atas, masalah yang harus segera diatasi adalah:

 

 

 

 

Tindakan yang dapat dengan segera mengatasi masalah tersebut adalah:

 

 

 

 

 

 

 Tindakan tersebut diambil dengan pertimbangan/alasan:

 

 

8 Desember, 2012 Posted by | Soal | , , | 15 Komentar

ALIRAN FILSAFAT PENDIDIKAN KLASIK

  1. a.        Aliran Filsafat Idealisme

 

  1. 1.        Pengertian/Pandangan Teori Aliran Idealisme

Idealisme adalah suatu aliran yang mengajarkan bahwa hakikat dunia fisik hanya dapat dipahami dalam kaitannya dengan jiwa dan roh. Istilah Idealisme diambil dari kata idea yaitu sesuatu yang hadir dalam jiwa.

Secara umum Idealisme selalu berhubungan dengan rasionalisme, ini adalah aliran epistemologi yang mengajarkan bahwa pengertahuan Apriori atau deduktif dapat diperoleh manusia dengan akalnya.

Idealisme sangat fokus tentang keberadaan sekolah. Aliran inilah satu-satunya yang melakukan oposisi secara fundamental terhadap naturalisme. Pendidikan harus terus eksis sebagai lembaga untuk proses pemasyarakatan manusia sebagai kebutuhan spiritual, dan tidak sekadar kebutuhan alam semata. Gerakan filsafat idealisme pada abad ke-19 secara khusus mengajarkan tentang kebudayaan manusia dan lembaga kemanuisaan sebagai ekspresi realitas spiritual.

(Untuk lengkapnya silahkan download disini ALIRAN FILSAFAT PENDIDIKAN KLASIK. Setelah itu silahkan tinggalkan pesan)

Baca lebih lanjut

5 Desember, 2012 Posted by | MaterI kuliah | , , , , | Tinggalkan komentar

DERET TAK HINGGA DAN DERET PANGKAT

  1. 1.      DERET GEOMETRI

Deret geomeri adalah jumlah dari barisan dimana setiap dua suku yang berurutan mempunyai pebandingan (ratio) yang sama.

Bentuk umummnya :

a+ ar+ar2+ar3+……………arn-1

Jumlah suku ke n

Rumus    :

dimana            a   :  adalah suku pertama

r    :  perbandingan /ratio dua suku beraturan

Sn  : adalah jumlah n suku yang pertama

Deret geometri tak hingga

Suatu deret geometri memiliki limit jumlah jika deret geometri tersebut konvergen.

dengan Syarat : IrI< 1

Dari   untuk n  maka ,

maka :

=

Contoh  soal

  1. 0.555 = 5/10+5/100+5/1000+5/10000+5/100000+……..

a = 5/10, r=1/10

  1. 4/3+4/9+4/27+4/81+………..

 

Untuk lengkapnya silahkan download di sini DERET TAK HINGGA DAN DERET PANGKAT . Jangan lupa tinggalkan pesan.

4 Desember, 2012 Posted by | MaterI kuliah, Uncategorized | , , , , | Tinggalkan komentar

TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF

Salah satu faktor penghambat kemampuan dan keterampilan guru mempersiapkan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran adalah terkait dengan keterampilan Pedagogical Content Knowledge (PCK) guru-guru Fisika yang masih rendah.

Salah satu keterampilan PCK yang harus dimiliki guru adalah memahami karakteristik belajar  peserta didik dengan segala aspeknya, termasuk aspek-aspek psikologi terutama psikologi kognitif (Wenning, 2007).

Menurut Piaget, setiap individu mengalami tingkat perkembangan intelektual sbb:

(1) Sensori-motor (0 – 2 tahun);
(2) Pra-operasional (2-7 tahun);
(3) Operasional konkret (7-11 tahun); dan
(4) Operasi formal (11 tahun ke atas).

Setiap individu mempunyai urutan yang sama, tetapi dengan kecepatan masing-masing.

Perkembangan intelektual ini dipengaruhi oleh lima faktor, yaitu:

kedewasaan, pengalaman fisika, pengalaman logika-matematika, transaksi sosial,  dan proses ekuilibrasi

Untuk lebih lengkapnya silaahkan download di sini TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF. Jangan lupa tinggalkan pesan.

3 Desember, 2012 Posted by | MaterI kuliah | , , | 1 Komentar