SUKSES SELALU

NIKMATILAH HIDUP..BEKERJA DENGAN ENJOY…JANGAN LUPA BERDOA.

JENIS-JENIS PENELITIAN

 

(Dimodifikasi dari tugas Mata Kuliah : Metode Penelitian Pendidikan )

1.    Penelitian Dasar dan Terapan

Penelitian Dasar (Basic Research). Penelitian dasar atau penelitian murni adalah pencarian terhadap sesuatu karena ada perhatian atau keingintahuan terhadap hasil suatu aktivitas. Penelitian dasar dikerjakan tanpa memikirkan kepraktisan atau titik terapan. Hasil dari penelitian dasar adalah pengetahuan umum dan pengertian-pengertian  atau  hubungan-hubungan. Pengetahuan umum ini untuk memecahkan masalah-masalah praktis, jadi tidak memberikan jawaban yang menyeluruh untuk tiap masalah tersebut.

Baca lebih lanjut

23 April, 2013 Posted by | Artikel, Karya Tulis Ilmiah, MaterI kuliah | , , | 3 Komentar

DINAMIKA BENDA TEGAR

  1. Momen Gaya

Menurut buku karangan Marthen Kanginan, momen gaya didefinisikan sebagai hasil kali besar gaya F dan lengan momennya.

Menurut buku A. Suganda,  momen gaya didefinisikan sebagai sebuah besaran yang menyatakan besarnya gaya yang bekerja pada sebuah benda sehingga mengakibatkan benda tersebut berotasi.

Dan menurut buku Supiyanto, momen gaya didefinisikan sebagai penyebab berputarnya benda yang ditimbulkan oleh gaya F yang membentuk sudut terhadap α pada jarak r.

Berdasarkan buku Tippler momen gaya adalah hasil kali sebuah gaya dengan lengannya, dimana lengan gaya adalah adalah jarak tegak lurus antara garis kerja sebuah gaya dan sumbu rotasi.

Momen gaya (torsi )  adalah Gaya dikali jarak yang tegak lurus terhadap titik porosnya (torgeue is force times perpendicular distance to the pivot). τ = Fdsin ϴ

Gaya akan menyebabkan terjadinya perubahan gerak benda secara linear. Jika pada sebuah benda tegar dengan sumbu putar di O diberi gaya luar F dengan jarak d dari sumbu putarnya. Benda tegar akan berotasi dengan sumbu putar O. Efek putar dari sebuah gaya terhadap sumbu putar dinamakan momen gaya. Maka gaya dapat menyebabkan terjadi perubahan gerak benda secara linier, apabila ingin membuat sebuah benda berotasi maka harus memberikan momen gaya pada benda tersebut .

Untuk Lebih Lengkap silahkan Download di sini DINAMIKA BENDA TEGAR. Jangan lupa tinggalkan pesan.

8 Desember, 2012 Posted by | MaterI kuliah | , , | 1 Komentar

ALIRAN FILSAFAT PENDIDIKAN KLASIK

  1. a.        Aliran Filsafat Idealisme

 

  1. 1.        Pengertian/Pandangan Teori Aliran Idealisme

Idealisme adalah suatu aliran yang mengajarkan bahwa hakikat dunia fisik hanya dapat dipahami dalam kaitannya dengan jiwa dan roh. Istilah Idealisme diambil dari kata idea yaitu sesuatu yang hadir dalam jiwa.

Secara umum Idealisme selalu berhubungan dengan rasionalisme, ini adalah aliran epistemologi yang mengajarkan bahwa pengertahuan Apriori atau deduktif dapat diperoleh manusia dengan akalnya.

Idealisme sangat fokus tentang keberadaan sekolah. Aliran inilah satu-satunya yang melakukan oposisi secara fundamental terhadap naturalisme. Pendidikan harus terus eksis sebagai lembaga untuk proses pemasyarakatan manusia sebagai kebutuhan spiritual, dan tidak sekadar kebutuhan alam semata. Gerakan filsafat idealisme pada abad ke-19 secara khusus mengajarkan tentang kebudayaan manusia dan lembaga kemanuisaan sebagai ekspresi realitas spiritual.

(Untuk lengkapnya silahkan download disini ALIRAN FILSAFAT PENDIDIKAN KLASIK. Setelah itu silahkan tinggalkan pesan)

Baca lebih lanjut

5 Desember, 2012 Posted by | MaterI kuliah | , , , , | Tinggalkan komentar

DERET TAK HINGGA DAN DERET PANGKAT

  1. 1.      DERET GEOMETRI

Deret geomeri adalah jumlah dari barisan dimana setiap dua suku yang berurutan mempunyai pebandingan (ratio) yang sama.

Bentuk umummnya :

a+ ar+ar2+ar3+……………arn-1

Jumlah suku ke n

Rumus    :

dimana            a   :  adalah suku pertama

r    :  perbandingan /ratio dua suku beraturan

Sn  : adalah jumlah n suku yang pertama

Deret geometri tak hingga

Suatu deret geometri memiliki limit jumlah jika deret geometri tersebut konvergen.

dengan Syarat : IrI< 1

Dari   untuk n  maka ,

maka :

=

Contoh  soal

  1. 0.555 = 5/10+5/100+5/1000+5/10000+5/100000+……..

a = 5/10, r=1/10

  1. 4/3+4/9+4/27+4/81+………..

 

Untuk lengkapnya silahkan download di sini DERET TAK HINGGA DAN DERET PANGKAT . Jangan lupa tinggalkan pesan.

4 Desember, 2012 Posted by | MaterI kuliah, Uncategorized | , , , , | Tinggalkan komentar

TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF

Salah satu faktor penghambat kemampuan dan keterampilan guru mempersiapkan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran adalah terkait dengan keterampilan Pedagogical Content Knowledge (PCK) guru-guru Fisika yang masih rendah.

Salah satu keterampilan PCK yang harus dimiliki guru adalah memahami karakteristik belajar  peserta didik dengan segala aspeknya, termasuk aspek-aspek psikologi terutama psikologi kognitif (Wenning, 2007).

Menurut Piaget, setiap individu mengalami tingkat perkembangan intelektual sbb:

(1) Sensori-motor (0 – 2 tahun);
(2) Pra-operasional (2-7 tahun);
(3) Operasional konkret (7-11 tahun); dan
(4) Operasi formal (11 tahun ke atas).

Setiap individu mempunyai urutan yang sama, tetapi dengan kecepatan masing-masing.

Perkembangan intelektual ini dipengaruhi oleh lima faktor, yaitu:

kedewasaan, pengalaman fisika, pengalaman logika-matematika, transaksi sosial,  dan proses ekuilibrasi

Untuk lebih lengkapnya silaahkan download di sini TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF. Jangan lupa tinggalkan pesan.

3 Desember, 2012 Posted by | MaterI kuliah | , , | 1 Komentar

ISU DAN TREN PEMBELAJARAN KOOPERATIF

Pada dasarnya manusia mempunyai perbedaan, dengan perbedaan itu manusia saling asah, asih, asuh (saling mencerdaskan). Dengan pembelajaran kooperatif diharapkan saling menciptakan interaksi yang asah, asih, asuh sehingga tercipta masyarakat belajar (learning community). Siswa tidak hanya terpaku belajar pada guru, tetapi dengan sesama siswa juga.

Berdasarkan fakta yang ada ternyata model pembelajaran koperatif belum diterapkan di sekolah-sekolah secara penuh. Fakta ini diperoleh dari hasil observasi yang dilakukan tim penulis ke sekolah-sekolah yang ada di Sumatera Utara. Fakta ini juga diperoleh dari ungkapan yang dipeoleh dari beberapa latar belakang penelitian skribsi tentang model pembelajaran kooferatif di sekolah-sekolah.Pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yang secara sadar dan sengaja mengembangkan interaksi yang silih asuh untuk menghindari ketersinggungan dan kesalahpahaman yang dapat menimbulkan permusuhan, sebagai latihan hidup di masyarakat.

Untuk lebih lengkapnya silahkan download di sini ISU-ISU MODEL PEMBELAJARAN  KOOPERATIF. Jangan lupa setelah download tinggalkan pesan.

27 November, 2012 Posted by | MaterI kuliah | , , | Tinggalkan komentar