SUKSES SELALU

NIKMATILAH HIDUP..BEKERJA DENGAN ENJOY…JANGAN LUPA BERDOA.

UPAYA PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN DI SEKOLAH

Oleh : Kusmoro, M.Pd.*
Disajikan dalam Temu Ilmiah Bidang Pendidikan di Kabupaten Sekadau yang diadakan pada Tanggal 27 Februari 2009
I. Pendahuluan
Dari hasil Study The Third International Mathematics and Science Studi (TIMSS) Repart (1999) dalam Sukardjo (2002:1), “khususnya hasil pendidikan sains dan matematika, siswa Indonesia menempati peringkat 32 untuk sains dan 34 untuk matematika dari 38 negara yang di survei di Asia, Australia dan Afrika”. Perbandingan Internasional Prestasi Literasi Sains dalam Fasli Jalal (2005: 38-42), ”Indonesi berada pada urutan 38 di bawah Argentina dengan rata-rata nilai 39,3 dari 41 negara”. Data tersebut secara umum sejalan dengan masalah siswa lulusan sekolah Indonesia yang masih sulit untuk bersaing diajang Internasional. Hal tersebut sebagai proyeksi dari banyaknya masalah dalam pendidikan di Indonesia yang dapat menjadi salah satu alasan perlunya melakukan mereformasi pendidikan khususnya pendidikan di sekolah. Masih rendahnya rata-rata NEM nasional, ini menunjukkan bahwa betapa lemahnya kemampuan penguasaan suatu kompetensi pembelajaran di negara kita ini.
Rendahnya prestasi siswa oleh Jenning dan Dunne (1999:13), disebabkan oleh beberapa faktor dalam pembelajaran yaitu : penyampaian guru cenderung bersifat monoton, hampir tanpa variasi kreatif, kalau saja siswa ditanya ada saja alasan yang mereka kemukakan seperti sulit, tidak mampu menjawab, takut disuruh guru ke depan dan sebagainya, sehingga menimbulkan adanya gejala phobia (ketakutan anak terhadap lebih khusus IPS, IPA( khusus untuk SLTA adalah Matematika, Fisika, dan Kimia, Akuntansi, Bahasa Inggris, dan Bahasa Asing), dan Bahasa Inggris atau Bahasa Asing yang melanda sebagian besar siswa. Guru dalam pembelajarannya dikelas tidak mengaitkan dengan skema yang telah dimiliki oleh siswa dan siswa kurang diberikan kesempatan untuk menemukan kembali dan mengkonstruksi sendiri ide-ide kompetensi dasar. Padahal salah satu aspek penting dalam pengajaran adalah agar siswa mampu mengaplikasikan konsep-konsep yang dipelajari dalam berbagai keterampilan serta mampu menggunakan berbagai strategi untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Baca lebih lanjut

27 Juni, 2009 Posted by | Artikel, Karya Tulis Ilmiah | | 4 Komentar